KARAWANG | Pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Karawang periode 2026–2034 menjadi awal bagi para anggota terpilih untuk menjalankan amanah masyarakat di tingkat desa.
Usai pelantikan, proses musyawarah dan kesepakatan di internal BPD Desa Karyasari akhirnya menetapkan Tatang Suhendi sebagai Ketua BPD Desa Karyasari periode 2026–2034.
Penetapan tersebut berdasarkan kesepakatan seluruh pihak di lingkungan BPD Desa Karyasari. Tatang pun menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin lembaga permusyawaratan desa tersebut.
Dengan jabatan tersebut, Tatang menegaskan dirinya tidak hanya akan menjalankan fungsi kelembagaan BPD, tetapi juga berkomitmen menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara masyarakat, BPD dan Pemerintah Desa Karyasari.
“Dengan penuh rasa syukur kehadirat Allah SWT, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota BPD Karyasari, Pemerintah Desa Karyasari, serta seluruh warga masyarakat Desa Karyasari tercinta atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan, sehingga saya dipercaya dan terpilih sebagai Ketua BPD Karyasari periode 2026–2034,” ungkap Tatang, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Ini adalah amanah yang sangat besar bagi saya. Amanah yang tidak ringan, namun penuh harapan. Insya Allah akan saya jaga dengan sepenuh hati dan akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Tatang mengatakan, BPD memiliki posisi strategis dalam menyerap dan mengawal aspirasi masyarakat. Karena itu, ia berkomitmen membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi warga Desa Karyasari untuk menyampaikan aspirasi, kritik maupun saran yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan BPD tidak dapat berjalan sendiri. Menurutnya, diperlukan kebersamaan antara anggota BPD, Pemerintah Desa Karyasari dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
“Mari kita bergandengan tangan, satukan langkah dan tekad untuk membangun Desa Karyasari yang lebih maju, mandiri dan sejahtera,” katanya.
Tatang juga berharap hubungan antara BPD dan Pemerintah Desa Karyasari dapat terus terjalin secara baik, terbuka dan konstruktif. Sinergi tersebut dinilai penting agar setiap program pembangunan dapat berjalan secara transparan, partisipatif dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu memberikan kritik dan saran yang membangun.
“Tanpa dukungan semua pihak, saya bukan apa-apa. Kritik dan saran yang membangun selalu saya nantikan,” ujarnya.
Tatang menyadari bahwa memimpin BPD selama periode 2026–2034 bukanlah tugas yang ringan. Selain membutuhkan komitmen dan integritas, tugas tersebut juga menuntut kemampuan untuk mendengar, menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan fungsi serta kewenangan BPD.
Karena itu, ia meminta dukungan seluruh masyarakat agar dirinya bersama anggota BPD lainnya dapat menjalankan amanah tersebut secara optimal.
“Semoga Allah SWT meridhoi setiap ikhtiar kita untuk kemajuan Desa Karyasari yang kita cintai bersama,” ucapnya.
Dengan terpilihnya Tatang Suhendi sebagai Ketua BPD Karyasari, diharapkan lembaga tersebut semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menjalankan fungsi representasi warga secara maksimal.
Tatang menegaskan, kepemimpinannya akan diarahkan untuk membangun kebersamaan, memperkuat komunikasi serta memastikan suara masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan Desa Karyasari selama periode 2026–2034. (Hd)










